Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: "Bilakah terjadinya?" Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".
(QS. AL A'RAAF : 187 )
Niatno Makaryo Kanggo Ngibadah kanthi ngucap "BISMILLAH" Sugeng Makaryo !!!!

Ndesone ayah-ibu

Ndesone ayah-ibu

Ucapan Terima Kasih

Terima Kasih kepada semua pihak yang telah membantu terciptanya BLOG ini.

Semoga BLOG ini bermanfaat bagi kita semua.

Sudahkah Anda Sholat ???

Sudahkah Anda Sholat ???
Sholat dulu yahh...

Ayat #1

^^ ^^

Ayat #2

^^ ^^

Ayat #3

^^ ^^

Mari kita baca Al Qur'an dan terjemahannya, biarpun satu ayat (luangkan waktu 7-10 menit aja)!! Klik disini le!!! atau Listen2Quran atau untuk menulis di WORD QuranInWord

^^ ^^

TOMBO ATI - "obat hati"

Al Quran online
Tombo ati iku limo perkarane;
Kaping pisan moco Qur’an lan maknane;
Kaping pindo sholat wengi lakonono;
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono;
Kaping papat kudu weteng ingkang luwe;
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe;
Salah sawijine sopo bisa ngelakoni;
Mugi-mugi gusti Allah nyembadani;

Obat hati ada lima perkaranya;
Yang pertama baca Quran dan maknanya;
Yang kedua sholat malam dirikanlah;
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh;
Yang keempat perbanyaklah berpuasa;
Yang kelima dzikir malam perbanyaklah;
Salahsatunya siapa bisa menjalani;
Moga-moga Gusti Allah mencukupi.

TOMBO SAPU JAGAT

Al Faatihah 7x; Al Ikhlash 4x; Al Falaq 1x; An Naas 1x; dan Ayat Kursi 1x..
Media (airputih atau yang lainnya )dapat disesuaikan, mugo-mugo enggal waras.
Sudahkah Anda Bersyukur hari ini ?
Are You Grateful ?
( wang sinawang...cah bagus!!! )
Ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake,
tetep "ELING lan WASPODO"!!!



-mengalir seperti air -
contone : ?intitle:index.of? pdf ebook

Tampilane blog iki piye???

Detik News

Liputan6 - Aktual Tajam dan Terpercaya

Wednesday, April 01, 2009


Bugenvil (Bougainvillea glabra Choicy), Khasiat di Balik Mitos
http://cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Natural+Healing&y=cybermed|12|0|3|62

Setiap pencinta bunga pasti mengenal bugenvil. Tanaman tropis asal negara Brazil ini terkenal sebagai tanaman hias yang memikat mata. Bugenvil memiliki banyak varietas yang menampilkan bunga beraneka warna, seperti merah muda, merah tua, putih, ungu, atau kuning. Kuntum bunga bugenvil terdiri dari lembaran kelopak bunga. Ketika mengering kelopak bunga ini menyerupai helaian kertas coklat yang tipis. Karenanya di daerah Melayu bugenvil disebut juga bunga atau kembang kertas.

Kalaupun ada orang tidak suka menanam bugenvil, itu lebih karena daun dan kuntum bunga bugenvil mudah rontok. Jika ditiup angin menimbulkan tebaran sampah di mana-mana. Selain itu, tanaman perdu ini memiliki akar yang kuat. Bila ditanam di tanah, akar bugenvil bisa menjalar menggerogoti bangunan di dekatnya, mengakibatkan tembok menjadi retak-retak bahkan pecah-pecah. Keengganan mengoleksi bugenvil dapat pula dipicu oleh mitos yang menganggap bugenvil memiliki daya magis mengundang keretakan dalam rumah tangga. Usut punya usut, kemungkinan mitos ini diembuskan oleh para leluhur yang benci bugenvil karena tanaman ini dibawa pertama kali ke Indonesia oleh bangsa Eropa tatkala menjajah Indonesia ratusan tahun lalu.

OBAT HEPATITIS
Terlepas dari keelokan warna-warni bunga dan bayangan mitos yang menyelimutinya, bugenvil sebetulnya patut ditanam di pekarangan. Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma dalam buku berjudul "Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia", tanaman berduri yang dapat tumbuh di ketinggtan 1-1400 meter di atas permukaan laut ini dapat difungsikan sebagai obat hepatitis alami. Bagian yang digunakan untuk pengobatan hepatitis adalah batang yang sudah dikeringkan. Pengolahan sangat sederhana, cukup dengan cara direbus saja. Bagian kuntum bunga bugenvil juga berfungsi sebagai obat. Khasiatnya antara lain mengobati penyakit bisul, biang keringat, keputihan, nyeri haid, serta lancarkan haid yang tidak teratur (irreguler menstruation).

Sebagai obat, ramuan bugenvil tidak enak di lidah. Rasanya pahit, kelat, dan hangat. Namun dalam ilmu pengobatan tradisional, perpaduan rasa pahit, kelat, dan hangat inilah yang mencirikan adanya khasiat obat, terutama berguna membantu memperlancar lancar peredaran darah di dalam tubuh.tM

Ramuan Obat BUGENVIL

Hepatitis Sediakan 15 gram batang bugenvil yang sudah dikeringkan. Cuci bersih, lalu rebus dengan air 400 cc hingga bersisa 200 cc. Saring, kemudian minum airnya selagi hangat.

Bisul Ambil bunga bugenvil dan daun cocor bebek (Kalanchoe pinnata) secukupnya, cuci lalu haluskan. Tempelkan pada kulit yang sakit.

Keputihan Sediakan 15 gram bunga bugenvil. Setelah dicuci, rebus dengan air 400 cc. Biarkan hingga bersisa 200 cc. Saring lalu minum airnya.

Haid Tidak Teratur Sediakan 9-15 gram bunga bugenvil dan 15 gram umbi rumput teki (Cyperus rotundus L). Rebus bahan dengan air 400 cc hingga bersisa 200 cc. Saring, lalu minum airnya.

Sumber: CBN





Selengkapnya....

Khasiat Tanaman Obat Kembang Sepatu
http://pemiwan.wordpress.com/2009/02/16/khasiat-kembang-sepatu-hibiscus-rosa-sinensis-l/

Khasiat Kembang Sepatu Untuk Menormalkan Siklus Haid

Nama – nama lain Kembang Sepatu :
Nama ilmiah Kembang Sepatu adalah Hibiscus Rosa Sinensis L., termasuk kedalam keluarga kapas-kapasan ( Malvaceae ) dengan nama di daerah bermacam-macam antara lain sebagai berikut : Bunga raja (Sumatra ), Kembang Wera / bunga Rebhang ( Jawa ), Waribang ( Nusatenggara ), hua hualo ( Maluku ), Dioh / gerasa ( Irian ) sedangkan nama asingnya antara lain : Chinese Hibiscus, Chinarose, Rose de chine, Shoe Flower dan sebagainya.

Uraian tanaman :
Kembang Sepatu berupa perdu tegak, bercabang, tinggi bisa mencapai 1-4 meter, tempat tumbuh di daerah dataran rendah atau dataran tinggi / pegunungan. Kembang sepatu biasa ditanam dipekarangan rumah yang berfungsi sebagai tanaman hias atau sebagai tanaman pagar. Daunnya tunggal, bertangkai, dengan letak berseling, sedangkan bentuk daun bulat telur, ujungnya meruncing, tepi bergerigi kasar, panjang daun 3,5 – 9,5 cm, lebar daun 2-6 cm, dengan daun penumpu berbentuk garis bunga tunggal keluar dari ketiak daun, warnanya bermacam-macam. Bunganya kalau dipetik dan ujungnya dihisap maka akan terasa manis. Biasanya dahulu saya sewaktu kecil dan anak-anak lainya sering melakukannya rasanya seperti madu.

Bagian yang berkhasiat dari Kembang Sepatu :
Daun dan Bunganya, baik yang masih segar atau yang telah dikeringkan. Kegunaannya, mempunyai efek farmakologis sebagai obat anti radang, anti viral, peluruh kencing, peluruh dahak, dan menormalkan siklus haid. Bunganya sering digunakan untuk pengobatan batuk, mimisan, disentri, infeksi saluran kencing dan haid tidak teratur. Daunnya juga digunakan untuk obat bisul, radang kulit, gondongan dan mimisan.

Cara pemakaian :
Kembang Sepatu Untuk diminum, dapat memakai daun sebanyak 15-30 gram atau jika bunganya telah dikeringkan bisa sebanyak 3-9 gram, sedang bunga yang masih segar sekitar 15-30 gram bisa digodok didalam panci non aluminium misalnya yang tadinya digodok dalam 1 liter air maka dibiarkan saja hingga airnya menjadi setengah liter. Setelah didinginkan air hasil godokan tersebut baru bisa diminum. Untuk pemakaian luar, daun atau bunga dicuci bersih dan dilumatkan lalu dibubuhkan pada tempat yang sakit. Dapat digunakan untuk mengobati penyakit bisul, radang kulit bernanah, radang payudara dan radang kelenjar limfa.

Demikian khasiat kembang sepatu ini bisa dipakai untuk pengobatan berbagai macam penyakit, untuk anda yang malas berobat kedokter silahkan mencoba khasiat kembang sepatu ini. Mudah-mudahan bisa cocok. Untuk menyembuhkan penyakit anda. Terimakasih. Semoga bermanfaat.





Selengkapnya....

Khasiat asam jawa
http://masenchipz.com/khasiat-asam-jawa


Asam jawa (tamarindus indica) merupakan sebuah kultivar daerah tropis dan termasuk tumbuhan berbuah polong. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Batang pohonnya yang cukup keras dapat tumbuh menjadi besar dan daunnya rindang. Daun asam jawa bertangkai panjang, sekitar 17 cm dan bersirip genap. Bunganya berwarna kuning kemerah-merahan dan buah polongnya berwarna coklat dengan rasa khas asam. Di dalam buah polong selain terdapat kulit yang membungkus daging buah, juga terdapat biji berjumlah 2 - 5 yang berbentuk pipih dengan warna coklat agak kehitaman.
Nama Lokal :
Tamarind (Inggris), Tamarinier (Perancis),; Asam Jawa (Indonesia), Celangi, Tangkal asem (Sunda); Asem (Jawa);
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Asma, Batuk, Demam, Sakit panas, Reumatik, Sakit perut, morbili; Alergi/biduren, Sariawan, Luka baru, Luka borok, Eksim, Bisul; Bengkak disengat lipan/lebah, Gigitan ular bisa, Rambut rontok;
Pemanfaatan :
1. Asma
Bahan: 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air
sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara mrnggunakan: diminum 2 kali sehari
2. Batuk Kering
Bahan: 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
3. Demam
Bahan: 1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya;
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan ½ liter air
sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
4. Sakit Panas
Bahan: 2 polong buah asam jawa yang telah masak, garam
secukupnya
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
Catatan: bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini

5. Reumatik
Bahan: 1 genggam daun asam jawa, 2-3 biji asam jawa (klungsu =
jawa)
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus
Cara menggunakan: dipakai untuk kompres bagian yang sakit
6. Sakit perut
a. Bahan: 3 polong buah asam jawa yang sudah masak, kapur sirih
dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai obat gosok, terutama
pada bagian perut
b. Bahan: 3 polong buah asam jawa, 1 potong gula aren
Cara membuat: kedua bahan tersebut disedu dengan 1 gelas air
panas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
c. Bahan: 2 polong buah asam jawa, 1 rimpang kunyit sebesar ibu
jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: Kunyit diparut, kemudian dicampur dengan bahan
bahan lainnya dan diseduh dengan 1 gelas air panas, kemudian
disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
7. Morbili
Bahan: 1 - 2 potong buah asam jawa yang telah masak, 2 rimpang
kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat: kunyit diparut, kemudian kedua bahan tersebut
dicampur sampai merata
Cara menggunakan: digunakan sebagai bedak/obat gosok bagi
penderita morbili
8. Alergi/Biduren (Jawa)
Bahan: 2-3 golong buah asam jawa yang telah tua, garam
secukupnya, ¼ sendok kapur sirih.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan disaring
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
9. Sariawan
Bahan: 2 polong buah asam jawa, 2 rimpang temulawak sebesar ibu
jari, 1 potong gula kelapa
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus sampai mendidih
hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum biasa
10. Luka baru
Bahan: daun asam jawa secukupnya
Cara membuat: daun asam jawa dikunyah sampai lumat
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka
11. Luka borok
Bahan: beberapa biji asam jawa (klungsu = jawa)
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka, kemudian diperban
12. Eksim dan Bisul
Bahan: 1 genggam daun asam jawa yang masih muda (sinom =
jawa), 2 rimpang kunyit sebesar ibu jari
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian yang sakit
13. Bengkak karena disengat lipan atau lebah
Bahan: 3 - 5 biji asam jawa dan minyak kayu putih secukupnya
Cara membuat: biji asam jawa ditumbuk halus
Cara menggunakan: bagian yang bengkak dibersihkan terlebih
dahulu dengan kain yang dibasahi dengan minyak kayu putih,
kemudian ditaburi/ditempeli dengan bubukan biji asam jawa
tersebut.
14. Mencegah rambut rontok
Bahan: beberapa biji asam jawa
Cara menggunakan: sebelum keramas dengan shampo, kepala
dimasase terlebih dahulu dengan





Selengkapnya....

TOGA [Tanaman Obat Keluarga]

1. Darah Tinggi ( I )
Bahan :
- Bawang putih 3 siung, yang kulitnya agak kecoklatan
Pembuatan : -
Pemakaian :
- Makan bawang putih mentah, setiap pagi siang dan malam.

2. Darah Tinggi ( II )
Bahan :
 
- Buah belimbing setengah masak 1 buah
Pembuatan :
 
- Belimbing dicuci diparut diperas dan disaring
Pemakaian :
 
- Diminum sehari dua kali setiap minum ½ gelas.

3. Darah Tinggi ( III )
Bahan :
 
- Daun suji/pandan betawi 10 lembar, air masak 5 sendok makan.
Pembuatan :
 
- Daun suji ditumbuk kemudian tambah air 5 sendok makan, peras, saring.
Pemakaian :
 
- Minum pagi dan sore hari sampai terasa enak.


4. Darah Tinggi ( IV )
Bahan : 
- Daun seledri 1 genggam.
Pembuatan :
 
- Ditumbuk, diperas, disaring.
Pemakaian :
 
- Diminum pagi dan sore hari.

5. Hepatitis ( I )
Bahan :
 
- Kunyit / kunir 2 jari, kencur 1 jari, butrowali 3 sendok the, bawang merah 2 butir, daun simbukan 1 genggam.
Pembuatan :
 
- Bahan ditumbuk jadi satu, seduh menjadi satu gelas.
Pemakaian :
 
- Minum sehari 3 kali, selama seminggu, bila sudah kronis bisa sampai satu bulan.

6. Hepatitis ( II )
Bahan :
 
- Buah sukun 1 buah.
Pembuatan :
 
- Sukun dipotong menjadi 4-6, direbus dengan air 3 liter, sampai mendidih, didinginkan
Pemakaian :
 
- Minum sebanyak-banyaknya sampai terasa enak.

7. Hepatitis ( III )
Bahan :
 
- Meniran segar 60 gram.
Pembuatan :
 
- Rebus dengan 3 gelas air sampai tinggal 1,5 gelas
Pemakaian :
 
- Minum setiap hari 3 kali 0,5 gelas.


8. Kencing Batu ( I )
Bahan :
 
- Telur ayam kampung 1 butir, kelapa muda 1 butir, kelapa muda hijau dilubangi, kuning telur dikocok.
Pembuatan :
 
- Dimasukkan dalam kelapa muda, dikocok sampai rata.
Pemakaian :
 
- Air kelapa diminum dengan sedotan, sehari 1 butir.

9. Kencing batu ( II )
Bahan :
 
- Daun kumis kucing 10 lbr, daun keji beling 15 lbr, daun ngokilo 9 lbr, meniran 7 batang.
Pembuatan :
 
- Rebus semua bahan selama 15 menit, setelah dingin disaring
Pemakaian :
 
- Minum setiap hari 2 kali 1 gelas selama satu minggu.

10.Kencing batu ( III )
Bahan :
 
- Daun kumis kucing 30 lbr, air 2 gelas
Pembuatan :
 
- Rebus daun kumis kucing dg 2 gelas air sampai tinggal ½ gelas, dinginkan
Pemakaian :
 
- Minum setiap pagi
 


11.Kencing manis ( I )
Bahan :
 
- Buah lamtoro / petai cina yang sudah kering.
Pembuatan :
 
- Biji petai cina/lamtoro disangrai sampai kehitaman lalu ditumbuk sampai
halus seperti kopi bubuk.
Pemakaian :
 
- Seduh seperti membuat kopi ±1 sendok teh, minum setiap pagi dan sore.

12.Kencing manis ( II )
Bahan :
 
- Batang dan daun tapak dara 15 gram, air 2 gelas
Pembuatan :
 
- Rebus bahan sampai air tinggal 1 gelas.
Pemakaian :
 
- Minum tiap pagi satu gelas.

13.Kencing manis ( III )
Bahan :
 
- Lidah buaya 1 batang, air 3 gelas.
Pembuatan :
 
- Potong-potong lidah buaya, rebus dg 3 gelas air sampai tinggal 1½ gelas
Pemakaian :
 
- Minum sehari 3 kali ½ gelas.

14.Reumatik ( I )
Bahan :
 
- Daun singkong 5 lembar, kapur sirih secukupnya.
Pembuatan :
 
- Daun singkong dan kapur sirih dilembutkan
Pemakaian :
 
- Gosokkan pada bagian tubuh yang sakit.

15.Reumatik ( II )
Bahan :
 
- Daun sosor bebek 4 lbr, adas 1 sdt, pulosari 1 jari, gula merah, air 3 gelas
Pembuatan :
 
- Rebus bahan tersebut hingga tinggal ¾ nya, dinginkan lalu saring.
Pemakaian :
 
- Minum setiap hari 3 kali ¾ gelas.

16. Batuk Pilek ( I )
Bahan :
 
- Jeruk nipis 1 bh, minyak kayu putih, kapur sirih
Pembuatan :
 
- Jeruk nipis diperas, air taruh di cawan tambahkan minyak kayu putih, kapur sirih, diaduk sampai rata
Pemakaian :
 
- Gosokkan pada bagian tubuh yang sakit.

17. Batuk Pilek ( II )
Bahan :
 
- Kencur 2 jari, garam secukupnya
Pembuatan :
 
- Kencur diparut, tambah sedikit garam tambahkan ¾ cangkir air masak
peras dan disaring.
Pemakaian :
 
- Diminum 2 kali sehari satu ramuan

18. Batuk Kering
Bahan :
 
- Lobak segar 8 buah, gula secukupnya.
Pembuatan :
 
- Lobak diparut, gula dihaluskan, dicampur diamkan semalam peras dan saring.
Pemakaian :
 
- Minum sekaligus

19.Batuk Berlendir (I)
Bahan :
 
- Daun saga segar 2 genggam, kencur 1 jari, madu 2 sendok makan.
Pembuatan :
 
- Kencur dicuci diiris, ditambah daun saga, direbus dengan 3 gelas air,
hingga tinggal separuhnya, saring dan tambah madu.
Pemakaian :
 
- Diminum 3 kali sehari

20.Batuk Berlendir (II)
Bahan :
 
- Jeruk nipis 1 buah, madu atau kecap secukupnya.
Pembuatan :
 
- Jeruk nipis diperas ditambahkan kecap atau madu.
Pemakaian :
 
- Diminum apabila batuk.

 21.Sakit Panas pada Anak
Bahan :
 
- Bawang merah 3 butir
Pembuatan :
 
- Bawang merah dicuci dan dilumatkan
Pemakaian :
 
- Lumurkan ketubuh anak terutama ubun-ubun, ketiak dan leher.

22.Sakit Panas Anak dan Dewasa
Bahan :
 
- Daun pegagan segar 1 genggam, adas 3 butir, kulit pulosari 1pt, bawang merah 1 butir
Pembuatan :
 
- Direbus dengan 3 cangkir air sampai tinggal 1 cangkir.
Pemakaian :
 
- Diminum : dewasa 1 cangkir, anak-anak ½ cangkir.

23.Sakit Kepala (I)
Bahan :
 
- Jahe 2 jari, bangle 2 jari
Pembuatan :
 
- Bahan dicuci kemudian diparut
Pemakaian :
 
- Ramuan dilumurkan di dahi, pelipis dan tengkuk.

24.Sakit Kepala (II)
Bahan :
 
- Ketumbar 1 sendok the, air panas ½ cangkir, madu 1 sendok tanah.
Pembuatan :
 
- Ketumbar dihaluskan, diseduh dengan ½ cangkir air tambah madu.
Pemakaian :
 
- Minum 2 kali ½ cangkir.

25.Sakit Kepala (III)
Bahan :
 
- Jahe 1 jari, gula merah secukupnya.
Pembuatan :
 
- Jahe dibersihkan, dibakar, dimemarkan, diseduh dengan air panas 1 gelas dan tambahkan gula merah secukupnya.
Pemakaian :
 
- Diminum saat hangat, sehari 2 kali satu gelas, pagi dan sore @ 1 sdt.

26.Nyeri Uluhati dan Mual
Bahan :
 
- Kunyit 3 jari, daun sirih 2 lembar, garam secukupnya, gula secukupnya
Pembuatan :
 
- Kunyit dicuci, diiris dan direbus bersama bahan lain dengan 3 gelas air selama 20 menit
Pemakaian :
 
- Diminum 3 kali sehari

27.Mual
Bahan :
 
- Kulit manggis ½ buah, air 1 gelas.
Pembuatan :
 
- Bahan dididihkan selama 15 menit.
Pemakaian :
 
- Diminum bila terasa mual.

28.Perut Kembung
Bahan :
 
- Biji kedawung 10 biji
Pembuatan :
 
- Biji kedawung disangrai kemudian ditumbuk hingga berbentuk serbuk, kemudian serbuk diseduh dengan 1 gelas air panas, seperti membuat kopi, tambahkan gula secukupnya.
Pemakaian :
 
- Diminum sehari satu kali.

29.Perut Mulas dan Mencret (I)
Bahan :
 
- Gambir 1 biji, kunyit ½ jari, air 1 gelas.
Pembuatan :
 
- Kunyit diiris-iris ditambah gambir yang sudah ditumbuk, kemudian dididihkan hingga tinggal ½ gelas.
Pemakaian :
 
- Diminum 3 kali sehari 5 sendok makan.

30. Perut Mulas dan Mencret (II)
Bahan :
 
- Daun jambu biji muda 1 genggam, adas 5 butir, pulosari 2 jari, air 2 cangkir.
Pembuatan :
 
- Bahan dibersihkan dipotong-potong dididihkan sampai tinggal 1 cangkir.
Pemakaian :
 
- Diminum sehari 2 kali, ½ cangkir.
 


Penggunaan tanaman obat / herbal
 
sama sekali tidak berbahaya dan tidak menyebabkan efek samping.

PEMELIHARAAN BADAN SETELAH BERSALIN

 1. Pencegahan Demam Nifas
Bahan :
 
- Daun pepaya segar 1 helai, asam segar secukupnya, gula kelapa 1 potong, air 1 gelas
Pembuatan :
 
- Daun pepaya dipotong-potong dicampur bahan lain kemudian
dididihkan diperoleh ½ gelas.
Pemakaian :
 
- Minum setelah melahirkan dan dibuat ramuan baru pada hari kedua.

2. Tapel Pencegah Demam
Bahan :
 
- Daun iler 7 lembar, daun jungrahab segar 1 sendok makan, air secukupnya.
Pembuatan :
 
- Daun jungrahab dibakar sampai menjadi abu kemudian dihaluskan
dengan bahan lain
Pemakaian :
 
- Dilumurkan pada bagian perut.

3. Pengobatan Demam Nifas (I)
Bahan :
 
- Bunga sri gading segar 7 genggam, air 1 gelas.
Pembuatan :
 
- Bahan direbus hingga diperoleh ½ gelas.
Pemakaian : diminum skelaigus.

4. Pengobatan Demam Nifas (II)
Bahan :
 
- Bunga sri gading segar 7 genggam, daun iler segar 3 lembar, air 1 gelas.
Pembuatan :
 
- Bahan direbus hingga diperoleh ½ gelas.
Pemakaian :
 
- Diminum skelaigus.
 

MELANCARKAN KELUARNYA ASI
 Bahan (1)
Daun katu segar secukupnya
Pemakaian
Dimakan sebagai sayur

Bahan (2)
lobak segar secukupnya
Pemakaian
Dimakan sebagai sayur / lalap

Bahan (3)
Biji jagung tua secukupnya
Pembuatan
Jagung disangrai sampai retak-retak dan renyah
Pemakaian
Dimakan tiap hari sampai asi keluar banyak dan lancar
 

PENGOBATAN SARIAWAN
 Bahan (1)
Daun kacang piring 7 lembar, madu 2 sdm, air ½ cangkir
Pembuatan
Daun kacang piring diremas dengan air mendidih sampai kental, disaring, ampas
dibuang, tambahkan madu.
Pemakaian
Minum sehari 2 kali, masing² 1 ramuan.

Bahan (2)
Daun sirih segar
Pemakaian
Daun sirih dibersihkan dikunyah perlahan-lhan dibiarkan sebentar dalam mulut, ditelan kemudian minum air hangat. Sehari dilakukan 3 kali.
 

MENGHILANGKAN BAU MULUT
 Bahan
Daun dirih segar 5 lembar, air 2 gelas.
Pembuatan
Daun sirih direbus tinggal 1 gelas
Pemakaian
Digunakan untuk kumur
 

MENGHILANGKAN BAU KERINGAT
 Bahan (1)
Daun beluntas segar secukupnya.
Pemakaian
Dimakan sebagai sayur atau lalap.

Bahan (2)
Daun sirih segar 5 lembar, air 2 gelas.
Pembuatan
Didihkan sampai tinggal 1 gelas
Pemakaian
Setiap hari minum 1 gelas pada siang

Bahan (3)
Daun atau bunga kecombrang secukupnya
Pemakaian
Dimakan sebagai sayur atau lalap.
 

MENAMBAH NAFSU MAKAN
 a. Untuk anak-anak :
Bahan (1)
Daun pepaya segar secukupnya, garam secukupnya, air ½ cangkir.
Pembuatan
Bahan ditumbuk halus
Pemakaian
Minum sekaligus.

Bahan (2)
Temu hitam 1 jari, garam sedikit, gula jawa 1 potong.
Pembuatan
Temu hitam diparut, dicampur air hangat 1 cangkir disaring diendapkan. Hasil saringan
(beningan) ditambah garam dan gula kemudian diaduk.
Pemakaian
Minum sekaligus.

b. Untuk Dewasa :
Bahan
Daun pegangan segar 2 genggam, temu lawak 1 jari, daun tawas segar 7 lembar, air 6 gelas.
Pembuatan
Bahan dicampur, dididihkan, tinggalkan 3 gelas.
Pemakaian
Diminum 3 kali sehari, masing² 1 gelas.

DEMAM PANAS
 Ramuan Demam Panas Biasa
a. Bahan
• Jeruk nipis 1 buah
• Bawang merah 3 biji
• Minyak kelapa 1 sendok makan
• Garam (sedikit)
b. Cara pembuatannya
• Peras jeruk nipis, ambil airnya
• Parut bawang merah, terlebih dahulu dilapisi dengan daun pisang
• Campurkan jeruk nipis dan bawang merah tersebut tambahkan garam dengan minyak.
c. Cara pemakaian
• Dikompreskan pada ubun-ubun

Ramuan Demam Panas Karena Malaria
a. Ciri – ciri penyakit
• Panas menggigil
• keringat dingin
• Nyeri otot
• Pucat, lesu
• Sakit kepala
b. Bahan yang diperlukan
• Jeruk nipis 1 buah dibelah
• Daun pepaya 1/2 pelepah
• Kencur 1 jari dipukul/dimemarkan
• Air 3 gelas
c. Cara pembuatan
• Semua bahan direbus, kalau perlu di tambah dengan gula merah secukupnya
sampai airnya tinggal 1 1/2 gelas.
d. Cara pemakaian
• Minimal diminum 3 x sehari 1/2 gelas. Diulang lagi setiap hari sampai 1 minggu.

Demam Panas Karena Campak (Gabagen)
a. Ciri-ciri penyakit
• Panas tinggi
• Anak rewel, lemah
• Batuk-batuk
• Mata merah
• Bintik-bintik merah coklat di kulit
b. Bahan yang diperlukan
• Daun sambiroto 4 lembar
• Pule 1 ibu jari
• Air 1 gelas
c . Cara pembuatan
• Daun sambiroto, pule dibersihkan, kemudian dididihkan sampai menjadi 1/2 gelas
d. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1/2 gelas pagi dan sore, ulangi tiap hari sampai panasnya
mereda.
 

BATUK
 Ramuan Batuk biasa
a. Bahan
• Kencur 3 jari
• Garam sedikit
b. Cara pembuatan
• Kupas kencur dan parut
• Tambahkan air 3/4 cangkir
• Peras dengan kain bersih dan Baring.
c. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1 ramuan untuk anak-anak dan dewasa.

Ramuan Batuk Pilek
a. Ciri-ciri penyakit
• Pilek , keluar lendir/cairan ingus dari hidung.
• Kadang-kadang disertai panas.
• Sakit kepala
• Hidung tersumbat
• Nyeri otot
b. Bahan yang dipergunakan
• Air teh kental 3/4 gelas
• Air jeruk nipis 3 sendok makan
• Gula batu sebesar telur ayam
c. Cara pembuatan
• Campur semua bahan, diaduk sampai larut.
d. Cara pemberian
• Orang dewasa minum 3 kali sehari 1 ramuan
• Anak-anak 3 kali sehari 1/2 cangkir
• Anak Balita jangan diberi ramuan ini.

Ramuan Batuk asma
a. Ciri-ciri penyakit
• Napas berbunyi
• Berkeringat
• Sesak napas
b. Bahan
• Daun randu (daun kapuk) 7 helai
• Pegagan 1 genggam
• Gula batu saecukupnya.
• Air matang 1 cangkir.
c. Cara pembuatan
• Cuci daun randu dan pegagan
• Tumbuk dengan sediki t air, setelah halus tambah air matang dan saring
• Beningnya ditambah dengan gula batu dan aduk hingga larut.
d. Cara pemakaian
• Diminum 1 x sehari 1 ramuan, pagi hari sebelum makan
• Diulang tiap hari sampai sembuh
• Untuk pemeliharaan cukup 1 minggu sekali satu ramuan
 

SAKIT PERUT
 Ramuan Sakit Perut Biasa
a. Bahan yang diperlukan
• Gula pasir 3/4 sendok makan
• Minyak kayu putih 3 tetes
b. Cara pembuatan
• Gula pasir ditetesi dengan minyak kayu putih Dicampur
c. Cara pemakaiannya
• Campuran ini dimakan, disertai minum teh

Ramuan Sakit Perut Disertai Mencret
a. Ciri-ciri penyakit
• Berak encer lebih 3 kali sehari
• Sakit perut saat berak
• Kadang rasa mual dan kembung.
b. Bahan yang diperlukan
• Daun jambu biji muda satu genggam.
• Adas 5 butir (1/3 sendok teh).
• Pulo sari 2 jari tangan
• Air 2 cangkir
c. Cara membuatnya
• Bahan setelah dicuci dipotong kecil-kecil kemudian didihkan sampai diperoleh 1 cangkir
d. Cara pemakaian
• Diminum 2 x sehari 1/2 cangkir.

Muntah Mencret
Berikan ramuan mencret di tambah dengan ramuan muntah yaitu :
a .Bahan
• Parutan pala 1 sendok teh
• Garam sedikit
b. Cara pembuatan
• Kedua bahan dicampur
c. Cara pemakaian
• Makanlah ramuan tersebut.

Sakit maag (sakit ulu hati)
a. Ciri-ciri penyakit
• Sakit terasa perih terutama daerah ulu hati.
• Mual
• Kadang-kadang disertai keringat dingin dan pusing
• Perut kembung.
b. Bahan yang dipergunakan
• Kunyit yang tua 2 jari tangan
• Air matang 1/2 cangkir
c .Cara pembuatan
• Kupas kunyit dan bersihkan
• Parut kunyit tambah air matang
• Peras dengan kain bersih
• Ambil beningnya
d. Cara pemakaiannya
• Minum 2 x sehari satu ramuan, pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.
 

GATAL
 Ramuan Gatal-Gatal Biasa
a. Bahan yang diperlukan
• Batang Brotowali 2 sampai 3 jari
• Air 6 gelas
b. Cara pembuatan
• Campuran dididihkan selama 1/2 jam
c. Cara pemakaian
• Air brotowali gunakan untuk mencuci kulit yang gatal

Ramuan Gatal Karena Panu
a. Ciri-ciri penyakit
• Bercak putih halus, berbatas tegas
• Rasa gatal pada waktu berkeringat.
b. Bahan yang diperlukan
• Lengkuas 1 jari
• Cuka 1 sendok makan
c. Cara pembuatan
• Lengkuas dipotong miring
• Bagian ujungnya dipukul-pukul hingga berserabut seperti kuas.
d. Cara pemakaian
• Kuas lengkuas yang sudah direndam dalam cuka digosokkan pada kulit yang sakit 2 x sehari.

Ramuan Gatal Karena Kurap
a. Ciri-ciri penyakit
• Bercak-bercak bundar di kulit selebar beberapa cm dengan tepi berbatas jelas kemerahan.
• Bersisik biasanya dibadan, tangan, kaki, lipatan paha, sela jari dan kepala.
b .Bahan yang diperlukan
• Daun landep 1 genggam.
• Jeruk nipis 1 buah
c. Cara pembuatan
• Daun landep dilumatkan
• Jeruk nipis dipotong dan diperas
• Campurkan pada daun landep yang telah dilumat.
d. Cara pemakaiannya.
• Dioleskan pada kulit yang sakit.

Ramuan Gatal Karena Kudis
a. Ciri-ciri penyakit
• Bintik-bintik bergerombol
• Rasa amat gatal terutama diantara jari-jari tangan dan kaki.
• Pergelangan sebelah dalam dan pantat.
b. Bahan yang diperlukan
• Daun sambiloto segar 1 genggam
• Belerang sedikit
c. Cara pembuatannya
• Bahan ditumbuk bersama-sama sampai halus dan rata.
d. Cara pemakaian
• Dilumurkan pada kulit yang sakit.

Maturnuwun, Semoga bermanfaat!!!


Selengkapnya....